Jumat, 17 Agustus 2018

Aksi Penanaman Pohon, Pemkab Tanam 5.985 Bibit

Diterbitkan tanggal 29 November 2014

Nanga Bulik – Memperingatin Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) 2014, Bupati Lamandau Ir. Marukan bersama seluruh SKPD dan instansi terkait melaksanakan aksi penanaman pohon, Jumat (28/11).

Kegiatan ini mengambil tema “ Hutan Lestari untuk Mendukung Kedaulatan Pangan, Air dan Energi Terbarukan” yang dimaksudkan untuk mendorong masyarakat ikut membangun ekosistem hutan yang akan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

“Dalam kegiatan ini Pemerintah Kabupaten Lamandau menanam sebanyak 5985 bibit di Jalan baru bundaran samping Koramil Nanga Bulik Kabupaten Lamandau. Panjang jalan yang akan ditanami di kanan dan kiri planksonnya sekitar 6.426 meter,” kata Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lamandau Ir. H. Masrun, M.Si saat memberikan laporan.

Penanaman pohon di Kabupaten Lamandau dilakukan sejak Februari tercatat 10.332.307 pohon dengan rincian untuk sektor kehutanan 53.500 pohon yang meliputi jenis gaharu, mahoni, trembesi, rambutan dan durian. Non kehutanan 77.494 pohon dan swasta 10.201.314 pohon.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lamandau Ir. Marukan saat membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan, peringatan HMPI ke tujuh di seluruh Indonesia bertujuan untuk lebih membangkitkan semangat, motivasi dan membudidayakan seluruh masyarakat Indonesia untuk menanam dan memelihara pohon dalam rangka membangun ekosistem hutan melalui rehabilitasi dan lahan di seluruh Indonesia.

“Dengan semangat gotong royong, gerakan penanaman pohon dalam rangka membangun ekosistem hutan dapat dilakukan melalui wana tani (Agroforestry), wana ternak (Silvopasture) dan wana mina (Silvofishery) guna mensukseskan kedaulatan pangan dan kemandirian ekonomi,” kata Ir. Marukan.

Lebih lanjut, Beliau mengatakan ekosistem hutan yang baik dari hasil gerakan penanaman pohon akan berperan sebagai pengatur tata air yang menjamin kuantitas, kualitas, dan kontinyuitas aliran sungai sebagai sumber air untuk lahan pertanian atau air minum bagi masyarakat.

”Selain itu juga diharapkan mampu mencegah munculnya fenomena alam yang diakibatkan dari rusaknya sumber daya hutan seperti banjir, kekeringan dan erosi, “ kata Bupati.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan secara simbolis bibit tanaman ulin dan belangiran oleh Bupati yang akan diterima oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lamandau yang diharapkan bisa ditanam di lingkungan kantor masing-masing.

Sumber: Humas Kab. Lamandau

Share
© 2018 Website Resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau | setda.lamandaukab.go.id