Rabu, 20 Juni 2018

Festival Babukung Akan Digelar 11-13 Oktober 2015

Diterbitkan tanggal 10 Oktober 2015

Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau akan menggelar Festival Babukung pada 11 sampai 13 Oktober 2015 mendatang. Rencananya dalam festival tersebut akan ada lebih dari 1000 bukung yang akan ditampilkan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lamandau Ir. Marukan, M.A.P saat menggelar jumpa pers di halaman kantor Bupati, Kamis (17/9) kemarin.

“Pemkab Lamandau akan menggelar Festival Babukung yang merupakan program unggulan untuk mengangkat kesenian daerah, budaya dan adat istiadat yang telah berlangsung ribuan tahun yang lalu,” kata Ir. Marukan, M.A.P.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa festival ini bertujuan untuk pelestarian dan pengembangan kesenian tersebut yang diharapkan mampu mengangkat harkat, martabat dan mempopulerkan Kabupaten Lamandau ditingkat lokal, nasional maupun internasonal.

“Festival babukung tahun ini sangat istimewa karena mengenalkan babukung kekhalayak ramai dan akan ditampilkan lebih dari 1000 bukung, karena itu kita mengundang baik Pemerintah Provinsi Kalteng dan luar Kalteng. Juga akan mengundang Pak Gubernur untuk membukanya,” kata Ir. Marukan, M.A.P.

Selain itu, Pemkab Lamandau akan berupaya mengundang Museum Rekor Indonesia (Muri) dalam Festival Babukung ini untuk mencatatkan rekor penampilan tari topeng tradisonal terbanyak.

“Festival babukung ini juga akan melibatkan penampilan seni budaya etnis lain seperti Jawa, Sunda, NTT dan Bali. Kami mohon dukungan semua pihak untuk mensukseskan kegiatan ini,” kata Ir. Marukan, M.A.P.

Sementara itu, Babukung sendiri merupakan ritual adat kematian, yang menampilkan tarian topeng dengan karakter hewan tertentu, topeng ini disebut luha sedangkan para penari disebut bukung. Tujuan dari babukung untuk menghibur keluarga duka sembari menyerahkan bantuan.

Sumber: Humas Kab. Lamandau

Share
© 2018 Website Resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau | setda.lamandaukab.go.id