Selasa, 13 November 2018

Masyarakat Lamandau diimbau tak buka lahan dengan membakar

Diterbitkan tanggal 10 Agustus 2018

Nanga Bulik – Penjabat Bupati Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah, Katma F Dirun, mengimbau masyarakat setempat agar tidak melakukan aktifitas yang dapat memicu terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yakni dengan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

“Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini telah masuk musim kemarau. Jadi saya mengimbau kepada semua warga agar menjaga wilayah masing-masing dari ancaman Karhutla, salah satunya dengan cara tidak membuka lahan dengan cara membakar,” kata Katma di Nanga Bulik, Kamis (9/8/18).

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala BKD Provinsi Kalteng ini menambahkan, pada saat ini khusunya di wilayah Kabupaten yang berjuluk Bumi Bahaum Bakuba ini sudah memasuki musim kemarau, yang rawan akan terjadinya Karhutla terutama di wilayah Kalimantan Tengah yang rata-rata lahannya masih gambut yang sangat mudah terbakar dan merembet api saat terjadi Karhutla.

“Larangan membakar hutan dan lahan sudah sangat jelas telah diatur dalam undang-undang. Begitu pula dengan ancaman dan sanksinya dapat dikenakan pidana penjara,” tegasnya.

Apapun alasannya membuka lahan dengan cara dibakar tidak diperbolehkan masyarakat juga harus memahami apa yang sudah diatur dan dituangkan dalam undang-undang, konsekuensinya apabila melanggar tentu akan terkena pidana.

Karangan membakar lahan ini berlaku bagi seluruh elemen masyarakat, dan pelaku usaha. Oleh karena itu, dirinya mengajak semua elemen turut terlibat dan berpartisipasi secara bersama-sama melakukan penanggulangan tentang Karhutla.

Untuk itu instansi terkait juga diminta untuk bersiaga dengan rutin melaksanakan patroli Karhutla dan mengaktifkan posko di wilayah masing-masing.

“Lakukan pengawasan dan tindak tegas pelaku pembakar hutan dan lahan yang kedapatan sedang melaksanakan aksi pembukaan lahan dengan cara membakar,” demikian Katma.

Sumber : Antarakalteng, Pewarta : Fuad Siddiq,   Editor: Admin 3, COPYRIGHT © ANTARA2018, B

Share
© 2018 Website Resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau | setda.lamandaukab.go.id