Selasa, 13 November 2018

Pemkab Lamandau peduli terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak

Diterbitkan tanggal 24 Agustus 2018

Nanga Bulik – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah, terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Kepedulian itu merupakan momentum untuk tetap terus berupaya untuk meningkatkan sekaligus mengajak seluruh komponen untuk melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya dalam upaya perlindungan dan mewujudkan kesejahteraan terhadap anak.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Lamandau Arifin LP Umbing, pada saat acara Peringatan Hari Anak Nasional dan gebyar PAUD Kabupaten Lamandau tahun 2018, di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Lantang Torang Nanga Bulik, Kamis (23/8/18).

“Saya menyambut baik tema yang diangkat dalam kegiatan ini, yakni anak Indonesia, anak genius, gesit, empati, berani, unggul dan sehat,” ucap Arifin.

Ditambahkannya, dengan tema tersebut hendaknya agar dijadikan sebagai bahan acuan untuk berupaya lebih sungguh-sungguh dalam mewujudkan Kabupaten Lamandau sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

Beberapa kebijakan, program, dan kegiatan telah dibuat dan dilaksanakan di seluruh tingkatan wilayah, akan tetapi pemenuhan hak dan perlindungan anak masih belum optimal.

“Hal ini dapat kita lihat diantaranya masih terlihat dari banyaknya anak yang tidak memiliki akta kelahiran, informasi yang ada belum ramah anak, mudahnya anak untuk mengakses pornografi serta masih terbatasnya wadah partisipasi anak dan suara anak belum mewarnai proses pembangunan,” jelasnya.

Untuk bidang kesehatan masih banyak tentang masalah kesehatan anak, bidang pendidikan belum semua anak mendapat pendidikan, terbatasnya ruang kreatif anak, masih banyaknya pekerja anak serta maraknya kekerasan terhadap anak baik itu dirumah, dijalan, disekolah, dan tempat umum lainnya.

Masih banyak anak berkebutuhan khusus yang belum terpenuhi haknya, semuanya ini tentunya akan berdampak terhadap tumbuh kembang anak tersebut.

Hal ini perlu dicegah dengan sedini mungkin dengan cara menciptakan lingkungan yang kondusif untuk memberikan perlindungan dan tumbuh kembang anak yang optimal serta penindakan hukum yang tegas dan adil pada pelakunya.

“Sebagai orang tua, guru, dan pembimbing marilah kita secara bersama-sama untuk melakukan sesuatu yang tepat dan benar, untuk memberikan hak-hak konstitusional anak, dan juga yang lebih penting lagi memberikan perhatian, kepedulian, dan juga semua hal yang sifatnya positif yang diinginkan oleh anak-anak kita,” demikian Arifin.

Sumber : Antarakalteng, Pewarta : Fuad Siddiq, Editor: Admin 3, COPYRIGHT © ANTARA 2018,

Share
© 2018 Website Resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau | setda.lamandaukab.go.id