Jumat, 22 Oktober 2021

BUPATI COFFEE MORNING BERSAMA PEGAWAI DPMD DAN PENDAMPING DESA.

Diterbitkan tanggal 01 Maret 2021

Rabu, (17/02) setelah melaksanakan Apel Pagi di Halaman Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Bupati H. Hendra Lesmana di dampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lamandau M. Irwansyah, SP.,MP. menyempatkan diri untuk meninjau ruangan-ruangan yang ada di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Selepas bertegur sapa dengan seluruh pegawai, beliau bersama dengan seluruh pegawai DPMD dan Pendamping Desa melaksanakan ramah tamah atau coffee morning di halaman samping Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Pendamping Desa adalah sebuah jabatan di bawah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia yang pembentukannya berdasarkan Undang-Undang Desa, yang bertugas untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat di sebuah desa. Tugas dan fungsinya adalah Mendampingi desa dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan terhadap pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat Desa, mendampingi desa dalam melaksanakan pengelolaan pelayanan sosial dasar, pengembangan usaha ekonomi desa, pendayagunaan sumber daya alam dan teknologi tepat guna, pembangunan sarana prasarana desa, dan pemberdayaan masyarakat desa, dan melakukan peningkatan kapasitas bagi Pemerintahan Desa, lembaga kemasyarakatan desa dalam hal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Dialog santaipun berlangsung dengan hangat. Bupati menanyakan hal-hal apa saja yang dilakukan dari tugas pokok dan fungsi dan kemudian apa saja yang menjadi kendala dari para pendamping desa dalam bekerja. “Sehingga nanti saya selaku Kepala Daerah dapat meng-compare dengan dinas terkait, dengan harapan ada akselerasi pembangunan yang terarah di desa.” Ungkap Bupati.

Data Indeks Desa Membangun (IDM) pada Tahun 2020 terdapat 1 Desa Mandiri di Kabupaten Lamandau, yaitu Desa Purwareja di Kecamatan Sematu Jaya yang mana hal tersebut merupakan sebuah peningkatan, dari tahun-tahun sebelumnya dalam capaian Indeks Desa Membangun (IDM) dalam sistem Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Faktor pendukung di Desa tersebut mulai dari akses jalan tidak ada masalah, kemudian di situ terdapat Bank, Kantor Pos, sarana Kesehatan, dan ada tenaga bidan di Desa Purwareja. Meningkatkan status desa bukan hanya dilihat dari infrastruktur saja, tetapi dilihat dari 3 indikator, yaitu IKS (Indeks Ketahan Sosial), IKL (Indeks Ketahanan Lingkungan), IKE (Indeks Ketahanan Ekonomi). Ungkap Tenaga Ahli Bidang Teknologi Tepat Guna Pendamping Desa.

“Walaupun ditengah keterbatasan ini, saya yakin kita dapat berbuat sesuatu yang maksimal, dengan koordinasi serta sinergitas yang baik antara pendamping dengan dinas terkait diharapkan dapat memunculkan akselerasi yang ada di desa. Jadikan hambatan itu tantangan bukan permasalahan, agar dapat memotivasi diri kita untuk mencari jalan keluar dan menghasilkan energi positif di dalam diri kita”. Ungkap Bupati H. Hendra Lesmana.

Bupati menambahkan konsep coffee morning tersebut mengedepankan koordinasi dan silaturahmi. “Makanya, ke depan tuan rumahnya digilir, bisa mengikut SKPD pelaksana upacara bendera. Konsumsinya sederhana saja, yang penting silaturahminya,” ujarnya. Bupati juga mengharapkan adanya pertemuan-pertemuan lebih lanjut dengan para pendamping desa agar dapat terus dilakukan evaluasi dan monitoring pada pembangunan desa-desa yang ada di Kabupaten Lamandau.

Di akhir kegiatan Bupati Lamandau didampingi Sekretaris Daerah dan Kepala DPMD Kabupaten Lamandau menyaksikan penandatanganan kontrak kerja pendamping desa.

“ini suatu penghargaan dan kebanggaan tersendiri bagi kami, karena Bapak Bupati Lamandau berkenan langsung menyaksikan prosesi penandatanganan kontrak kerja kami, ungkap Ibu Sri Rahayu salah satu tenaga ahli pendamping desa dengan rasa haru.

#LamandauBergerakCepat
#LamandauJuara
#setdalamandau
#lamandau
#kalteng

Protokol dan Komunikasi Publik

Foto selengkapnya >>>

Share
© 2021 Website Resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau | setda.lamandaukab.go.id