Rabu, 04 Agustus 2021

Bupati jajal wahana flying fox di Desa Wisata Lopus.

Diterbitkan tanggal 03 Februari 2021

Pemerintah Kabupaten Lamandau terus berupaya untuk memajukan destinasi wisata yang dimiliki kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba ini. Kecamatan Delang yang telah ditetapkan sebagai Tujuan Wisata Alam dan Budaya pun terus berbenah, Wahana permainan flying fox dibangun Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata di Desa Wisata Lopus Kecamatan Delang Kabupaten Lamandau.

Flying fox sepanjang 80 meter itu membentang di atas Sungai Delang, Desa Wisata Lopus. Tak kurang dari 13 detik, penikmatnya merasakan sensasi berseluncur di atas sungai tersebut. Wahana tersebut memiliki ketinggian hampir 10 meter dari air sungai.
Bupati beserta rombongan mencoba wahana flying fox yang pertama ada di Kabupaten Lamandau. Bupati meluncur menyeberang sungai di susul Sekretaris daerah dan Kepala Dinas Pariwisata hingga rombongan satu persatu.

Sebagaimana diketahui, Kecamatan Delang merupakan pintu gerbang jalan Trans Kalimantan yang posisinya berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Barat, yang selanjutnya menghubungkan Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Utara.

Kecamatan Delang dapat ditempuh melalui jalan darat dari Nanga Bulik Ibukota Kabupaten Lamandau sekitar ± 3 jam. Kemudian akses jalan darat dari Nanga Bulik ke Palangka Raya ibukota Provinsi Kalimantan Tengah sekitar 10 jam atau melewati penerbangan yang terlebih dahulu menempuh perjalanan darat sekitar 1,5 jam dari Nanga Bulik ke Pangkalan Bun. Dari Pangkalan Bun bisa juga untuk akses keluar provinsi melewati penerbangan dengan tujuan Jakarta, Semarang, Surabaya, Solo, dan Banjarmasin.

Adapun pesona destinasi wisata yang dimiliki Delang antara lain Bukit Sebayan yang merupakan Surga bagi penduduknya yang menganut Kaharingan, Panorama Sunrise dan Sunset di Bukit Lubang Kilat Desa Wisata Riam Tinggi yang menyajikan keindahan seperti negeri diatas awan, Susur Sungai Delang, Camping ground di Desa Wisata Lopus, Silikan (Air Terjun), Rumah Betang serta upacara adat seperti nota’ garung pantang, Babukung, Tiwah dan Ritual Adat Babantan Laman.


Kabupaten Lamandau juga memilik 2 (dua) event unggulan yaitu festival babukung dan festival balayah lanting, bahkan festival babukung sudah masuk Top 10 Calender of Event Wonderful Indonesia.

“Ayoo berkunjung ke Lamandau, Lamandau Sega’ (bagus), Lamandau JUARA”, tutup Bupati.

#LamandauBergerakCepat
#LamandauJuara
#setdalamandau
#lamandau
#kalteng

Protokol dan Komunikasi Publik

Foto selengkapnya >>>

Share
© 2021 Website Resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau | setda.lamandaukab.go.id