Rabu, 22 Mei 2019

Bupati Minta LPTQ Lakukan Pembinaan Kafilah secara Maksimal untuk Sambut STQ Kalteng

Diterbitkan tanggal 14 November 2018

Nanga Bulik – Bupati Lamandau H Hendra Lesmana meminta agar Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Lamandau melakukan pembinaan maksimal, khususnya kepada para pemenang lomba STQ tingkat Kabupaten Lamandau tahun 2018.

Pembinaan maksimal dimaksudkan agar para peserta pemenang lomba STQ tingkat kabupaten Lamandau yang akan menjadi duta atau wakil Lamandau betul-betul siap untuk berkompetisi pada ajang yang sama tingkat provinsi Kalteng. Apalagi waktu pelaksanaan STQ tingkat Kalteng masih lama.

“Tentu saya minta LPTQ dapat melakukan pembinaan secara khusus dan maksimal kepada peserta pemenang lomba pada STQ tingkat kabupaten Lamandau yang baru saja selesai agar mereka nanti betul-betul siap berkompetisi di tingkat provinsi nanti, ” pinta Hendra Lesmana, Selasa (13/11/2018).

Hendra Lesmana menyebut, jangan sampai LPTQ justru berleha-leha karena even STQ tingkat Kalteng rencananya baru akan digelar pertengahan tahun 2019 mendatang, atau masih lama.

Justru, kata Hendra, rencana pelaksanaan STQ tingkat Kalteng yang masih lama itu harusnya menguntungkan Lamandau karena dapat melakukan persiapan dengan waktu yang cukup lama.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris LPTQ Lamandau, H Abdul Basir memastikan bahwa dalam waktu dekat LPTQ akan segera melakukan evaluasi atas penyelenggaraan STQ VIII tingkat kabupaten Lamandau tahun 2018 yang baru saja selesai. Selanjutnya, kata dia, LPTQ juga akan membahas secara khusus terkait persiapan Lamandau menyambut STQ Kalteng.

“Penyelenggaran STQ tingkat provinsi Kalteng itu masih lama, karena sebagaimana informasi yang kami dapat juga pelaksanaannya baru akan digelar pada pertengahan tahun 2019 mendatang. Betul seperti arahan pak Bupati, waktu yang lama itu harus jadi keuntungan bagi kita (Lamandau), karena bisa melakukan persiapan dengan matang,” jelas Basir.

Basir juga mengatakan bahwa biasanya ada banyak pilihan yang bisa diambil untuk melakukan pembinaan kafilah yang akan berlomba di even provinsi, mulai dari dilakukan penggodokan secara khusus dengan mendatangkan pelatih profesional di setiap cabangnya, atau dengan pola kafilah kita diikutkan diklat (pendidikan kilat) dengan pertimbangan waktu, anggaran dan yang lainnya. Dan, biasanya hal itu diputuskan dalam rapat.

“Pola pembinaan yang akan dipilih kan belum diputuskan, nanti kami pengurus akan rapat untuk itu,” tukas dia.

Sumber : Borneonews, Oleh Hendi Nurfalah, 13 November 2018 – 19:16 WIB

Share
© 2019 Website Resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau | setda.lamandaukab.go.id