Minggu, 19 September 2021

Pemkab Lamandau Sosialisasi Perlindungan Pemuda dan Perkoperasian Bagi Pemuda.

Diterbitkan tanggal 13 April 2021

Lamandau Bergerak Cepat (LBC) – Senin (12/04), Pemkab Lamandau yang diwakili oleh Asisten III Bagian Administrasi Umum dengan didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas KUKMPP memimpin rapat Sosialisasi Perlindungan Pemuda dari Radikalisme dan Terorisme, Perkoperasian Bagi Pemuda dan Pembentukan Koperasi Pemuda Kab. Lamandau, yang dilaksanakan di Aula Setda Lamandau. Rapat tersebut dihadiri juga oleh perwakilan Kodim 1017 Lamandau, perwakilan pemuda dan atlet olahraga Kabupaten Lamandau.

Dalam arahannya Asisten III, mengatakan para pemuda memiliki potensial untuk menjadi radikal, namun juga memiliki potensi untuk menjadi duta kedamaian. “Maka dari itu kita perlu memerangi radikalisme, Para pemuda juga memerlukan koperasi, agar para pemuda dapat lebih produktif dalam kegiatan berwirausaha dan punya aktivitas dan kreatifitas. Tutur Asisten III.

Materi sosialisasi pertama dimulai dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan tentang Perkoperasian Pemuda, yang disampaikan oleh Kepala Dinas, beliau menjelaskan tentang tata cara pendirian Koperasi yang benar. Di Kabupaten Lamandau hanya memiliki koperasi primer dan yang terbanyak adalah koperasi jenis jasa.

“Dalam mendirikan koperasi pertama-tama mengadakan rapat pendirian, untuk anggota paling sedikit 20 orang. Kemudian perlu banyak hal yang dibahas dalam pendirian koperasi seperti nama koperasi, pengurus koperasi, badan hukum koperasi, motto koperasi, maksud dan tujuan koperasi, keanggotaan koperasi, modal koperasi, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan koperasi.” ungkap Kepala DKUKMPP.

Diakhir sosialisasi disepakati Untuk nama Koperasi Pemuda Kab. Lamandau “Koperasi Pemuda Bahaum Lamandau”.

Setelah pembentukan koperasi pemuda, acara dilanjutkan dengan Sosialisasi Perlindungan Pemuda dari Radikalisme dan Terorisme dengan perwakilan Kodim 1017 Lamandau sebagai narasumber. Narasumber mengatakan bila radikalisme dibiarkan maka akan merusak tatanan negara.

“Ciri-ciri yang bisa dikenali dari paham radikal adalah intoleran, fanatik, ekslusif, dan revolusioner. Maka dari itu sebagai pemuda kita perlu bekerja sama dengan pihak berwajib untuk penanggulangan/pencegahan dini terhadap kelompok radikal. Jangan mudah terpengaruh oleh kelompok-kelompok yang memiliki paham radikal, sebagai pemuda kita juga harus menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan NKRI,” tutup narasumber perwakilan dari Kodim 1017.

Peserta sosialisasi sangat antusias mengikuti sosialisasi tersebut dari awal sampai akhir kegiatan.

#LamandauBergerakCepat
#LamandauJuara
#setdalamandau
#lamandau
#kalteng

Protokol dan Komunikasi Publik

Foto selengkapnya >>>

Share
© 2021 Website Resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau | setda.lamandaukab.go.id