Selasa, 03 Agustus 2021

Rangkaian Kunker Bupati Lamandau Di Kab. Lampung Tengah.

Diterbitkan tanggal 25 Mei 2021

Lamandau Bergerak Cepat – Senin (24/05) rangkaian Kunker Bupati Lamandau dalam rangka pengembangan potensi daerah di Lampung Tengah khususnya bidang pertanian, Bupati Lamandau beserta rombongan mengunjungi PT. Sinar Pematang Mulia II, kampung Mataram Udik, Kec. Bandar Mataram, Lampung Tengah. PT. Sinar Pematang Mulia II (SPM II) merupakan salah satu industri di Bidang Teknologi Pangan yang bergerak pada produksi Tapioka. Kunjungan ke PT. Sinar Pematang Mulia ini merupakan upaya memperoleh gambaran lebih detail terkait pengelolaan industri pengolahan singkong secara langsung dari pelaku usaha.

Kunjungan kerja juga didampingi oleh Bupati Kab.Lamteng beserta jajaran diantaranya Kadis Pertanian Kab.Lamteng (Kresna Rajasa)
Pihak perusahaan diwakili oleh pak amin selaku factory manager PT. Sinar pematang Mulia.

Kegiatan diawali dengan Presentasi  dari PT. SPM II mengenai Profil Industri dan proses produksi, kemudian dilanjutkan dengan meninjau langsung proses produksi di pabrik secara menyeluruh mulai unit penerimaan bahan baku, ekstraksi pati, pengeringan, pengemasan, Quality Control (QC) produk hingga ke unit IPAL dan pengelolaan limbah yaitu Unit Biogas, dimana limbah produksi tapioka ini diolah menjadi biogas yang dikonversi menjadi energi listrik untuk kebutuhan industri dan proses produksi di PT SPM II ini, sehingga dengan demikian diharapkan dapat memberikan gambaran utuh sistem pengelolaan dari hulu hingga ke hilir.

Bupati lampung tengah menyambut baik kunker ini, “PT. Sinar pematang Mulia ini masih yang terbaik pengelolaannya sampai saat ini di Kab. Lampung Tengah, ini adalah hal yang tepat jika tujuan kita untuk belajar dan menimba ilmu di tempat ini, terima kasih atas kunjungannya semoga kedepan bisa terjalin kerjasama di an hubungan baik antara dua Kabupaten ini, kedepannya semoga PT. SPM juga bisa berinvestasi di Lamandau terkait pengolahan tepung terigu ini, mengingat Lamandau juga mempunyai lahan yang masih luas untuk lahan pertanian. Mohon maaf atas segala kekurangan baik pelyanan dan hal lain selama berada di Lampung Tengah ini,” ujar H. MUSA AHMAD.

Sementara itu H. Hendra Lesamana menjelaskan bahwa Provinsi Kalimantan Tengah saat ini dicanangkan program nasional “food estate”. Kalimantan Tengah secara historis memiliki tata kelola pertanian dan perkebunan skala besar. “Memanfaatkan 600 ribu hektar (ha) sisa lahan dari program sawah sejuta hektar di era Orde Baru, program food estate dicanangkan di Kalimantan Tengah. Sampai 2023, lahan pertanian seluas 140.000 ha tersedia.” ujar Hendra.

Bupati Lamandau menambahkan bahwa Kabupaten Lamandau sangat antusias dan menyambut baik program nasional ” food estate” ini. “Kami mulai dari produk kopi, Alhamdulillah Lamandau telah bekerja sama dengan kapal api dan anak perusahaannya, dan tahun ini Insya Allah akan tanam 100 hektar dan tahun depan sekitar 500 hektar, kami juga akan mengembangkan komoditi singkong, semoga kunker ini menghasilkan kerja nyata dan berdampak terhadap meningkatnya kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lamandau.” Pungkas Bupati.

#LamandauBergerakCepat
#LamandauJuara
#setdalamandau
#lamandau
#kalteng
#LBC

Protokol dan Komunikasi Publik

Foto selengkapnya >>>

Share
© 2021 Website Resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau | setda.lamandaukab.go.id