Kamis, 18 Juli 2019

RSUD Lamandau diminta jujur kepada tim akreditasi

Diterbitkan tanggal 11 Desember 2018

Nanga Bulik – Manajeken Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamandau Kalimantan Tengah, diminta jujur memberikan data kepada tim akreditasi rumah sakit karena hasilnya akan berdampak terhadap perbaikan mutu pelayanan di rumah sakit tersebut.

“Akreditasi rumah sakit dipandang sangat tepat untuk memperoleh pengakuan dari badan independen terhadap perubahan pelayanan rumah sakit menuju ke arah yang lebih baik,” kata Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto saat menyambut kedatangan tim surveyor akreditasi rumah sakit, Sabtu.

Dua anggota tim surveyor yang datang adalah Gunawiarsih dan Islami Rusdianawati. Mereka disambut dan dilayani dengan baik saat memantau rumah sakit tersebut.

Riko menyampaikan, akreditasi rumah sakit sangat penting karena akan membawa manfaat dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, pengembangan rencana kedepannya dalam menerapkan visi misi, tujuan, sasaran dan strategi selanjutnya untuk peningkatan mutu pelayanan yang terstandar.

Akreditasi rumah sakit akan memberikan keunggulan kompetitif, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit, menjamin diselenggarakannya pelayanan kesehatan primer kepada pasien dan masyarakat serta meningkatkan pendidikan pada staf rumah sakit.

“Semuanya tentu bermuara pada perbaikan pelayanan kepada pelanggan, dalam hal ini adalah masyarakat. Tidak hanya terlihat pada saat ada tim penilai akreditasi, tetapi pelayanan yang benar-benar dilakukan secara terus menerus,” ujarnya.

Riko mengakui, selama ini pelayanan RSUD Lamandau masih memiliki kekurangan. Untuk itulah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masuk pada poin 8 kegiatan prioritas dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Lamandau, yang salah satu upaya konkretnya adalah melalui survei akreditasi rumah sakit  umum daerah kali ini.

Dalam kesempatan itu, Riko meminta kepada Kepala BLUD RSUD Lamandau beserta seluruh stafnya serta para tenaga medis untuk menyampaikan data dan dokumen yang diperlukan kepada tim agar akreditasi dilaksanakan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

“Jangan sampai ada hal yang dilebih-lebihkan atau dikurangi sehingga kita tahu apa saja item yang harus dibenahi,” pintanya.

Ia memandang bahwa kejujuran dalam penyampaian data dan dokumen sangat penting karena pemerintah daerah menginginkan RSUD Lamandau terakreditasi selain oleh lembaga akreditasi, juga terakreditasi dalam makna kepuasan oleh masyarakat sebagai penerima layanan kesehatan.

Kepuasan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat secara baik dan paripurna, menurutnya merupakan tolak ukur akhir dari proses akreditasi tersebut.

” Marilah kita bersinergi dan bekerja sama serta bahu membahu dalam mengantar Bumi Bahaum Bakuba, mewujudkan pembangunan kesehatan yang paripurna,” demikian Riko.

Sumber : Antarakalteng, Pewarta : Koko Sulistyo, Editor: Admin 2, COPYRIGHT © ANTARA 2018,

Share
© 2019 Website Resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau | setda.lamandaukab.go.id