Sabtu, 16 Oktober 2021

SEKDA HADIRI RAPAT KOORDINASI AKSELERASI VAKSIN COVID-19 VIA ZOOM MEETING.

Diterbitkan tanggal 17 Februari 2021

Senin, (15/02) diadakan kembali rapat koordinasi akselerasi vaksin covid-19 yang diikuti oleh Sekretaris Daerah M. Irwansyah, SP., MP. dan didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau yang dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Bupati Lamandau via Zoom Meeting.

Rapat koordinasi kali ini dibuka kembali oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia Dante Saksono Harbuwono yang diawali dengan pelaporan pencapaian vaksinasi Covid-19 di seluruh Indonesia sampai dengan hari ini yang tercatat sudah mencapai 1 juta dosis vaksinasi. Dimana capaian tersebut adalah gabungan dari vaksinasi dosis tahap 1 dan tahap 2.

“Mudah-mudahan dengan capaian 1 juta dosis vaksinasi ini, kita dapat menyelesaikan vaksinasi gelombang pertama yaitu vaksin tenaga kesehatan yang akan selesai pada akhir Februari.” Ungkap Wakil Menteri Kesehatan RI.

Tren harian vaksinasi sudah mampu menyicil 125.000 dosis perhari di Indonesia. Dosis Ke-2 pun sudah mulai dilaksanakan dibeberapa wilayah di Indonesia. Hal tersebut dilakukan agar mencapai target selesai vaksinasi gelombang pertama di akhir Februari. Berdasarkan paparan yang dilakukan Wakil Menteri Kesehetan RI via zoom, Bali menjadi posisi pertama yang menyelesaikan target vaksinasi di ikuti daerah-daerah lainnya.

Sebelumnya banyak yang mengalami vaksinasi tertunda/batal dikarenakan adanya aturan untuk penyintas Covid tidak bisa di vaksinasi kemudian untuk penderita hipertensi dan komorbid (penyakit penyerta) lainnya. Maka dari itu berdasarkan pertemuan antara Kemenkes dan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI), dilakukanlah pelonggaran untuk syarat vaksinasi sebagai contoh untuk penderita Hipertensi bisa dilakukan kecuali tekanan darahnya 180/110, sebelumnya aturannya cukup ketat 140/90 tekanan darah yang dapat di vaksinasi. Sedangkan untuk penderita diabetes dapat pula divaksinasi asalkan tidak ada komplikasi penyakit akut (seperti infeksi berat, kehilangan kesadaran karena gula darah terlalu tinggi).

Wakil Menteri Kesehatan juga menghimbau untuk para Kepala Daerah dan Kepala Dinas dimasing-masing kota di Indonesia bisa membuat sosialiasi dari persyaratan vaksinasi menjadi lebih mudah sehingga dapat tercapai sesuai target yang sudah ditentukan.

Berdasarkan ketersediaan vaksin dari 38 juta sasaran vaksinasi, Kemenkes telah mengelompokkan setiap pelayan publik yang akan divaksinasi di gelombang ke-2/ tahap ke-2 ini. Dikarenakan 3 juta dosis sudah terpakai di gelombang pertama yang diperkirakan akan habis diakhir Februari ini, maka 7 juta dosis vaksin akan datang dari produksi Biofarma yang diperkirakan datang minggu ini, tambahan 11 juta dosis vaksin akan datang selanjutnya pada awal atau pertengahan Maret, dan tambahan lagi 4,6 juta dosis vaksin dari AstraZeneca juga akan datang. Vaksin-vaksin ini akan efektif diberikan pada tempat-tempat yang memiliki angka kejadian Covid yang tinggi.

Selain membahas masalah vaksinasi, Kemenkes juga membahas mengenai percepatan pelacakan kontak Covid, sehingga infeksi ini perlu dituntaskan dari awal, yang nantinya dapat dihentikan persebaran infeksinya. Yang mana pelacakan tersebut dilakukan oleh Bhabinsa/Bhabinkamtibmas dari setiap daerah kemudian satgas tersebut berkoordinasi dengan Puskesmas, kemudian Puskesmas akan berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota, Kabupaten/Kota akan koordinasi ke Provinsi, dan Provinsi akan berkoordinasi ke Pusat. Dengan adanya hal tersebut diharapkan persebaran infeksi Covid dapat ditekan lagi di setiap daerah di Indonesia.

#LamandauBergerakCepat
#LamandauJuara
#setdalamandau
#lamandau
#kalteng

Protokol dan Komunikasi Publik

Foto selengkapnya >>>

Share
© 2021 Website Resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau | setda.lamandaukab.go.id