Sabtu, 16 Oktober 2021

SEKDA IKUTI RAPAT KOORDINASI AKSELERASI VAKSINASI COVID-19 SELURUH INDONESIA VIA ZOOM.

Diterbitkan tanggal 09 Februari 2021

Senin, 08 Februari 2021 pukul 10.45 WIB, Wakil Mentri Kesehatan membuka jalannya rapat koordinasi akselerasi vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan via Zoom Meeting dan dihadiri oleh seluruh Pemerintah Kabupaten Kota seluruh Indonesia. Untuk Pemerintah Kabupaten Lamandau sendiri, dihadiri oleh Sekretaris Daerah Muhamad Irwansyah, SP, MP., didampingi Kalaksa BPBD, Kepala Dinas Kesehatan, dan Direktur BLUD RSUD Kabupaten Lamandau di Ruang Rapat Bupati Lamandau.

Melalui paparannya, Wakil Menteri Kesehatan dr. Dante Saksono Harbuwono di dampingi Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik mengatakan bahwa progres vaksinasi 1,4 juta dosis sudah hampir mencapai 1 juta dosis vaksinasi mulai dari dosis tahap 1 hingga dosis tahap 2.

“Jika ingin mencapai target komulatif 1 juta dosis vaksinasi, maka perlu dilakukan vaksinasi hari Sabtu dan Minggu juga.” Ungkap Wakil Menteri Kesehatan.

Perlu kita ketahui bersama, proses awal vaksinasi dilakukan kepada SDM Kesehatan / tenaga kesehatan, namun tidak semua tenaga kesehatan yang dapat (tunda/batal) divaksinasi karena terdapat peserta tenaga kesehatan yang memiliki penyakit kontra indaksi, Hipertensi, hamil dan menyusui, ISPA, Penyintas COVID-19, dll.

Segala upaya telah dilakukan oleh seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia, salah satunya adalah melakukan vaksinasi massal sehingga hal tersebut dapat menjadi percepatan target komulatif 1 juta vaksinasi.

Kabupaten Semarang menjadi Kabupaten/Kota pertama yang tercepat dalam mencapai vaksinasi dosis tahap 1 tertinggi di Indonesia (data per- 07/02). Dan DKI Jakarta menjadi Provinsi yang jumlah SDM Kesehatannya tertinggi yang belum melakukan vaksinasi dan belum mencapai dosis sasaran.

“Apa yang bisa kita bantu akan kita bantu, sehingga bapak dan ibu sekalian bisa melakukan percepatan ini dengan lebih baik di tempatnya masing-masing,” Ungkap Wakil Menteri Kesehatan.

Setelah melalui proses vaksinasi tahap 1 untuk SDM Kesehatan, Tren terinfeksi mulai menurun di beberapa provinsi di Indonesia, yaitu di DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Perlunya vaksinasi untuk SDM Kesehatan, agar peluang terinfeksi COVID-19 menjadi menurun dan angkat kematian SDM Kesehatan menjadi turun.

Jumlah tenaga kesehatan lansia di Indonesia adalah 10% populasi Indonesia, namun membawa 50% kematian akibat COVID-19 terjadi pada tenaga kesehatan, sehingga diperlukan akselerasi vaksinasi terhadap tenaga kesehatan yang lansia tetapi masih aktif melakukan kegiatan pengobatan medis. BPOM juga telah mengeluarkan ijin pemberian vaksin Sinovac untuk ≥ 60 tahun pada tanggal 05 Februari 2021.

Kemudian yang perlu dipersiapkan juga untuk vaksinasi tahap ke 2 setelah vaksinasi SDM Kesehatan berjalan, akan dimulai dari petugas publik di minggu ketiga bulan Februari (Pendidik, Pedagang Pasar, Tokoh Agama, Wakil Rakyat, Pejabat Negara, Pegawai Pemerintah, dll). Layanan Publik perlu diproteksi dikarenakan para pelayan publik mempunyai resiko penularan di dalam masyarakat. Vaksinasi tahap ke 2 dapat dilakukan berbasis Faskes, berbasis Institusi, Vaksinasi massal di tempat, dan vaksinasi massal bergerak (anggota transportasi publik).

Dengan berjalannya proses vaksinasi, maka diharapkan Indonesia dapat mencapat target vaksinasi dalam 300 hari ke seluruh masyarakat Indonesia. Mari kita terapkan selalu Protokol Kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Tutupnya.

#LamandauBergerakCepat
#LamandauJuara
#setdalamandau
#lamandau
#kalteng

Protokol dan Komunikasi Publik

Foto selengkapnya >>>

Share
© 2021 Website Resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau | setda.lamandaukab.go.id